Ketika masalah datang

ruang ku jadi sepiSatu

Satu

dan satu lagi

Mereka datang lalu pergi

Langkah Ku sudah mulai berat melangkah dan Ku mulai jenuh

  • Satu, sedang melakukan pembuktian diri
  • Satu, karena keterbatasan waktu
  • dan satu lagi, yang mencoba ingin mandiri dgn mengorbankan segala-nya

Tinggal Aku, dia, dia dan dia yang masih berdiri walau kami mulai goyah meski tak tau sampai kapan 😦

Aku yang bertahan dan ditinggalkan segelintir tawa itu membuatku berfikir kapan saat Ku tiba. πŸ˜•

Kuat-kah Aku bertahan hingga dua setengah tahun lagi. “Aku tak tahu” πŸ˜₯

Iklan

12 thoughts on “Ketika masalah datang

  1. hmm sabar aja lagi…menunggu itu sebgaian dari kesuksesan. siapa yg ngomong ini yah…hmm apa iklan gitu..alah..yg penting sabar aja

    *sorri sy jg jadi ikutan monolog

  2. @ uwiuw:
    Yah, ini memang sebuah proses. Dan kembali ke Komitmen awal gw, Gw bakal jalanin dua setengah tahun lagi meski tanpa mereka. πŸ˜‰

    @ Ina:
    Masalah-kan adalah proses dari sebuah perubahan, bener ga mis !
    *ikut geleng2 pala* πŸ˜†

    @ Koko:
    Hu’uh Mas ! Skarang gw mulai kuat… πŸ˜‰

    @ Hoek Soegirang:
    Yah ! smangadh !!
    *pas kluar ujan Gde* “mending tidur ajah” :mrgreen:

  3. aneh bin ga’ jelass!!!
    ya sich apapun masalahnya bikin ga’ semangat yee..
    but masalhna ikutan nangkring di blog gw..
    hu`uh..
    candaaa,gpp ko“`

  4. @ efrie:
    Halah !!
    Ada maksud tertentu πŸ‘Ώ
    Habiz, habiz blog U sepi ajah ! Nulis lg dunk…. πŸ˜‰

    @ Adit-na Niez:
    Ini tentang perjalanan hidup dan masa depan πŸ™„ πŸ˜€

  5. @ cK:
    😳 jdwal tanggal kita sama yahk !
    *ditabok balik cK*

    @ Dimas:
    Hu’uh Om. memang hidup itu tentang ditinggalkan dan ditinggalkan :mrgreen:

    @ cempluk:
    masih terus mencoba…. SABAR…. πŸ˜‰

Komentar ditutup.