Kali ini ajah

Deadline tugas HER

Ada apa dengan tugas! Kenapa hanya Sayah saja, eh Babeh, Sandi dan Ale ternyata juga. Hihihi… itu karena kemaren satu kelompok. Karena pada saat Deadline tugas Naskah Periklanan sayah tidak mengumpulin, jadi nilai sayah “E” untuk mata kuliah ini๐Ÿ˜ฏ . Ga perlu tanya kenapa sayah tidak ngumpulin, karena sayah memang tidak ingin membahasnya, itu sudah berlalu. Termasuk Ale yang berang-berang๐Ÿ‘ฟ kepada sayah.

hampir sebulan sayah pegang soal-nya tp tidak sayah kerjain, mau tau kenapa? mumpung mood lg bagus, sayah kasih tahu alasannya. Ini karena draft Naskah Iklan yang telah saya buat Ilang!. Tiap hari sayah telpon sana-sini untuk minta sample draft naskah iklan sama temen sekelas tapi sulit sekali. Lebih tepat-nya ribet!

Contohnya, Sayah minta ke A, A bilang sama B. Si B sayah telpon ga diangkat-angkat; ya udah, mungkin dia emang lagi sibuk ngitungin bulu kucing. Maklum bawaan sejak lahir.

Sekarang sayah telpon si C. C bilang ada di Laptop-nya si D. Okeh, emosi sayah mulai naek tapi tetep sayah telpon si D. Nah si D dah bilang ADA. Aha…๐Ÿ˜€ Eit jangan seneng dulu!! cerita belom berakhir. Di detik-detik draft tersebut ada ditangan sayah, lebih tepatnya didalam flashdisc. Sebuah dokumen word dengan icon sedikit aneh sayah dapat dan sayah bawalah kerumah dengan wajah ->๐Ÿ˜€

Kemudian sayah melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Tekan Power Monitor dan CPU komputer. Tunggu beberapa saat๐Ÿ™„
  2. Masukkan flashdisc kedalam lubang flashdisc tentunya. Biarkan beberapa saat karena dia berjalan secara autorun
  3. Yakin dan Pede abiz, klik ganda dokumen word dengan icon agak aneh itu. Dan…

Arrrhhhh…… Tahu kenapa?

Dengan berlinang aer mata dan gelisah dalam hati sayah berkata “An**ng, gw ngeklik virus…”

โžก Beberapa hari kemudian…

Seperti biasa, sayah selalu tidur di Kandang. Iya kandang!!! Kandang adalah sebutan yang kami (sayah dan Babeh) berikan untuk workshop Babbo, desain interior dan arsitectural kepunyaan abang-nya Babeh. Sayah tidak akan membocorkan lebih jauh tentang keberadaan Kandang karena itu adalah tempat rahasia kami untuk melakukan hal-hal gila. Takut ada Paparazi…

Di kandang ada 4 komputer yang biasa digunakan. Dan salah satu-nya adalah komputer babeh yang biasa sayah gunakan untuk bermain game CS, Warcraft etc. Dan tentunya sebagai komputer experimen sayah untuk mencoba software-software yang sayah dapet.

Semua komputer menggunakan software Deepfreeze. Coba searching sendiri di mbah Google apa itu deepfreeze. Sayah lanjutkan, Persyaratan untuk menginstal software pada komputer yang di Freeze yaitu harus dibuka kunci-nya. Lalu di restart dahulu. Dan di momen itulah virus aneh menyerang. Tiba-tiba komputer meminta Login menggunakan password yang jelas-jelas ga pernah diberi password. Sebenarnya mudah, sayah masuk melalui safemode memberikan password sungguhan pada user dan restart kembali, maka sayah bisa masuk.

MASALAHNYA !!! Karena komputer menggunakan freeze, maka setiap kali di restart komputer akan kembali ke keadaan awal seperti terakhir kali di freeze. Berlinanglah aer mata ku ditengah malam buta karena komputer babeh tak selamat. Tidak usah berdoa, karena cuma komputer…

Dan kejadian ini terulang kembali beberapa hari berikutnya pada komputer-komputer yang lain. Dan hanya satu tersangka yang kebetulan sedang ada di TKP, SAYAH….๐Ÿ˜ณ

Dengan wajah pucat menunduk lalu sayah membangunkan Babeh dengan cara yang halus namun sedikt sakit, yaitu mencabut satu bulu kaki-nya.

Babeh: “Dancok!!!”ย ย  – itu adalah kata-kata kasar (java vertion)

Sayah: Beh… komputer server beh…

Babeh: Hah… (sambil ngumpulin nyawa-nya yg masih kelayaban entah kemana)

Sayah: Kejadian lagi…

Babeh: Serius luh Tong?ย  -Entong, begitu cara babeh manggil sayah

Sayah: Hu uh…๐Ÿ˜ฆ

Dengan wajah gembul nan innocence, dia menjawab;

Babeh: Ya udah, liat besok ajah. Gw mo tidur dlu.

Saya:๐Ÿ˜ฏ

Ehm… ternyata dia lebih mentingin tidur-nya ketimbang perasaan shock-nya Gw ngadepin masalah kaya gini. Tapi dengan sikap-nya yang begitu, paling tidak sayah juga bisa ngomong… “Ya udah, liat besok juga ah…”:mrgreen:

Esok pagi-nya, seorang maintenance komputer dateng. Mas Keli nama-nya. Hingga saat sayah menulis tulisan ini, proses perbaikan masih berlanjut tapi hanya tinggal 1 komputer sajah. Perasaan sayah mulai sedikit lega karena aktifitas Kandang Babbo sudah dapat berjalan normal.

“Thank’s Good, thank’s Mas Keli, Babeh, my Mom, my Sister, my brother, my fans, tukang kayu, tukang finish, tukang sofa, semua deh”; Thank’s to All, I love U”

โžก Cerita berlanjut…

Setelah waktu deadline pengumpulan tugas HER tinggal sehari, sayah baru dapet sample draft tersebut. Kali ini tanpa virus (kapok gw). Seperti biasa, semua dikerjakan sambil grabag-grubug -itu istilah nyokap gw klo ngerjain sesuatu terburu-buru. Karena ngerasa sayah tidak mampu mengerjakan sendiri, sayah butuh personil bantuan.

“Bajai”, dia bukan sejenis kendaraan umum, namun tubuh-nya memang seperti kendaraan yang muat 1 keluarga:mrgreen:

Dia adalah manusia yang dapat diandalkan ketika ada orang teriak “Toloooongggg…” ; Meskipun dia tanpa kostum super HERO, tapi memang lebih baik tanpa kostum!!!๐Ÿ˜† , dia mampu menangani tugas sayah dengan baik. Dan sayah ingin berkata:

Sayah: “Jai… sebelum-nya gw mo bilang terima kasih… tapi…. kaya-nya lo salah ngetik deh”

Bajai:๐Ÿ˜ฏ ; Dah ah, gw mo pulang ajah…

Sayah: Jai… Please… Don’t leave me alone…๐Ÿ˜ฆ

Bajai:๐Ÿ˜›

Akhir-nya terjadi pertengkaran mulut berlanjut ke fisik. Ditengah-tengah pertengkaran kami saling beradu tatap. Dan tubuh kami jatuh diatas kasur. Lalu terjadilah hal yang tidak diduga dan direncanakan sebelumnya. “Oops…” Ranjang sayah patah. Itu karena harus menahan beban sekian Ton bobot berat badan Bajai yang jatuh lebih dulu dan ditambah 42 kg berat badan sayah๐Ÿ˜†

Sekarang sudah jam 4 lewat. Sementara sayah dan Babeh masih tertahan di Kandang. Kami pun bergegas kemon ke kampus meski tahu sudah telat dari waktu yang ada di kartu peserta ujian. Namun apa di-nga-na. Sampai di kampus ternyata sepi. Kata satpam-nya di undur sampai rabu depan karena ada acara.

Kami berdua seperti membeku saat mendengar info itu. Mo nangis, tengsin; mo ketawa, isin. Saat perjalan pulang, kami saling terdiam karena ngerasa bego ama kenyataan dikerjain sama ni hari.ย  Kaya-nya cukup kali ini ajah.